
Kamis, 23-24 April 2026, Diniyyah Al-Azhar Indonesia dalam hal ini dihadiri langsung oleh Ketua YPPD, Umi Dra. Hj. Rosmaini beserta Direktur Pendidikan, H. M. Hafizh El-Yusufi dan Wakil Direktur Pendidikan berkesempatan untuk menghadiri undangan Cambridge University Press & Assessment yang mempertemukan para pakar pendidikan, para pemimpin senior di dunia pendidikan, para pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan dari kawasan Asia Pasifik dan Global dalam Cambridge English Leadership Summit 2026, Asia Pacific Edition yang berlangsung di Hotel Hilton Kuala Lumpur, Malaysia.

Dengan mengangkat tema “English Language Education in the Age of AI” (Pendidikan Bahasa Inggris pada Era AI), kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini selain dihadiri oleh Insan pendidikan dari tuan rumah sendiri yaitu Malaysia juga dihadiri dari banyak negara diantaranya Indonesia, Singapura, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, Thailand dan beberapa negara lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kementerian Pendidikan Negara Malaysia, Indonesia, Vietnam dan Para Pakar Pendidikan dibawah naungan Cambridge University Press & Assessment Global yang akan membahas peran kecerdasan buatan atau AI, pembinaan dan peran guru, serta metode belajar dan asesmen terintegrasi dalam menentukan masa depan pendidikan itu sendiri khususnya pendidikan bahasa Inggris di Asia Pasifik ataupun Global melalui seminar dan FGD (Forum Group Discussion).
Program ini diawali oleh sambutan dari Miss Min Qu, selaku Regional Commercial Director – Northeast & Southeast Asia Pacific, Cambridge University Press & Assessment, dalam sambutannya mengatakan:
“Cambridge English Leadership Summit menjadi platform penting bagi para pemimpin dan praktisi Pendidikan di Asia Pasifik untuk bertukar gagasan, saling belajar dan membangun sistem pendidikan khususnya bahasa Inggris yang siap menjawab kebutuhan di masa depan. Di tengah transformasi yang dipicu AI, kolaborasi dan pembelajaran bersama menjadi semakin krusial.” Adapun diakhir sambutanya juga menyampaikan rasa senang atas kehadiran para tamu undangan yang dapat hadir sebagai bentuk komitmen bersama agar terus berkolaborasi, berinovasi dan tentunya berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan.
Kegiatan yang menghadirkan tokoh Pendidikan terkemuka dari level regional hingga global ini termasuk peneliti, pejabat kementerian dari perwakilan negara-negara yang hadir dan para pimpinan sekolah, untuk membagikan perspektif strategis mengenai peluang dan tantangan penerapan AI dalam dunia pendidikan itu sendiri, adapun beberapa pemateri dalam kegiatan ini diantaranya, Dr. Evelina Galaczi, Director, Research (Global), Cambridge University Press & Assessment, dengan topik “Innovating Teaching and Learning: The Power of Human-Centred AI”, Miss Noor Akmar dan Miss Sarina Binti Salim (Director, English Language Teaching Centre from The Ministry of Education, Malaysia), Dr. Nguyen Thi, Ph.D (The Minister of Education and Training Vietnam) dan para tokoh dan Pakar Pendidikan lainnya yang akan menyampaikan materi sekaligus yang akan memimpin beberapa forum sesi diskusi nantinya, adapun sesi-sesi ini akan menunjukkan bagaimana kurikulum, asesmen, dan pembinaan guru dapat membantu peserta didik meningkatkan keahlian bahasa sekaligus kompetensinya secara global.

Agenda forum ini tentunya juga menyoroti berbagai kisah sukses secara Global dari Insan-insan Pendidikan di kawasan Asia Pasifik. Pimpinan sekolah dan mitra pendidikan dari Malaysia, Thailand, Indonesia, Singapura, Vietnam serta negara lainnya akan berbagi pengalaman dalam mengintegrasikan pendekatan berbasiskan AI dalam pengajaran, pembelajaran, dan asesmen dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Diniyyah Al-Azhar Indonesia satu dari 30 delegasi beberapa sekolah yang hadir sebagai tamu undangan dari Indonesia sebagai mitra dari Cambridge University Press & Assessment dalam mengikuti kegiatan ini tentunya juga berkesempatan untuk sharing dan berbagi pengalaman dalam membangun dan menjadikan lembaga pendidikan yang memiliki daya saing secara Global melalui optimalisasi program bahasa Inggris itu sendiri, dimana english competency atau kemampuan berbahasa asing khususnya bahasa Arab dan Inggris menjadi salah satu dari lima program prioritas lembaga pendidikan yang sudah banyak melahirkan prestasi di bidang bahasa.
Program yang diadakan setahun satu kali ini yang diadakan di berbagai negara juga melibatkan peserta dari berbagai pasar di Asia Pasifik dan Global, Cambridge English Leadership Summit 2026 dalam hal ini menegaskan komitmen Cambridge English bersama seluruh mitranya dalam mendukung sistem pendidikan, lembaga pendidikan, guru dan peserta didik melalui solusi berbasiskan riset yang praktis dan visioner yang membawa kemajuan pada dunia pendidikan dimasa sekarang dan pendidikan dimasa depan.
#diazmedia
#diazcambridge
