
Pasca Pelaksanaan Program PPM Kelas 12 Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu komponen penting yang paling dibutuhkan para siswa di era abad 21 ini. Berbagai tantangan dan permasalahan terlalu kompleks pada masa ini, sehingga tanpa adanya memiliki kemampuan bernalar kritis, kelak akan berdampak kegagalan bagi generasi saat memasuki dunia kerja di masa depan. Selain juga didukung kemampuan berkomunikasi yang baik dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Menyadari akan kebutuhan masa depan para siswa, Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar (DIAZ) terus melakukan pengembangan kemampuan mentalitas yang dibutuhkan para siswa kelas akhir pada jenjang Madrasah Aliyah Diniyyah Al-Azhar Bungo dan SMAIT Diniyyah Al-Azhar Jambi. Salah satunya adalah Sidang Munaqasyah, pasca pelaksanaan akhir dari pelaporan kegiatan Program Praktek Pengabdian Masyarakat (PPM) yang diselenggarakan pada tanggal 26 sampai 27 Januari 2026 di Kampus III Al Azhar Diniyyah Jambi.

Direktur Pendidikan Diniyyah Al Azhar Indonesia Ustadz H. Muhammad Hafizh Elyusufi, S.Pd.I, MM menyatakan akan pentingnya kebutuhan pengembangan kemampuan tersebut bagi para siswa.

“ Tujuan akhir Sidang Munaqasyah PPM ini adalah menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan daya nalar kritis, komunikasi dan kolaborasi yang baik antar sesama para siswa dalam menyelesaikan problem-problem yang mereka hadapi secara bersama terkait PPM”, ujarnya di sela-sela acara pembukaanm Sidang Munaqasyah.

Diakui beliau, Program PPM adalah program unggulan Diniyyah Al Azhar yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun bagi siswa kelas akhir. Dimulai sejak perencanaan pada masa pelatihan, pelaksanaan di lapangan dan terakhir kegiatan evaluasi melalui pembuatan laporan yang diujikan melalui sidang Munaqasyah. Dalam menguji kevalidan pelaporan dan pengembangan kualitas, beberapa tim penguji didatangkan dari pihak eksternal sekolah, seperti; pakar Ruhiologi Provinsi Jambi Prof. Dr. Iskandar, MA, MSc dan beberapa Dosen dari STKIP-STITAD Al-Azhar Diniyyah Jambi.



Sementara itu, Kepala MA Diniyyah Al Azhar Muara Bungo Sunandar, S.Si,Gr menyebutkan bahwa Sidang Munaqasyah PPM ini diikuti sebanyak 91 siswa kelas akhir. Masing-masing terdiri dari sebanyak 36 orang berasal dari Madrasah Aliyah Diniyyah Al-Azhar Bungo dan 55 siswa lainnya berasal dari SSMAIT Diniyyah Al-Azhar Jambi. Dijelaskannya, Ujian ini adalah tahap akhir rangkaian program PPM setelah pelaksanaannya di berbagai lokasi di dalam dan luar negeri pada bulan September 2025 lalu.

“ Ada 8 titik lokasi pelaksanaan PPM Diniyyyah Al-Azhar beberapa waktu lalu, yaitu; Kota Bangkok (Thailand), Diniyyah Putri Pekanbaru Riau, DIAZ Global Pekanbaru Riau, Bukittinggi, Lubuk Linggau Sumatera Selatan dan beberapa daerah Provinsi Jambi (Kerinci, Muara Tebo dan Muara Bulian) “,ujarnya jelas. Adanya perbedaan lokasi tersebut telah memberikan warna perbedaan karakter dan budaya bagi tantangan para siswa sehingga memberikan pelaporan yang menarik dan penuh tantangan berpikir kritis saat ujian sidang munaqosah tersebut. (sndr)

