Mahkota Cahaya di Bulan Suci: 340 Hafiz dan Hafizah Diniyyah Al-Azhar Jambi Resmi Diwisuda

JAMBI – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti keluarga besar Diniyyah Al-Azhar Jambi pada Sabtu (7/3/2026). Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, 17 Ramadhan 1447 H, sebanyak 340 santri penghafal Al-Qur’an resmi dikukuhkan dalam prosesi Wisuda Akbar Tahfizul Qur’an 1447 H.

Acara yang mengangkat tema “Ziyadatul Iman Bihifzhil Qur’an” (Meningkatkan Iman dengan Menghafal Al-Qur’an) ini merupakan bukti nyata komitmen Diniyyah Al-Azhar Jambi dalam mencetak generasi emas yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah derasnya arus teknologi saat ini.

Hadir dalam momentum bersejarah ini, Ketua dan Pendiri YPPD Al-Azhar, Umi Dra. Hj. Rosmaini, MS., M.Pd.I. Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Ust. H.M. Hafizh El-Yusufi, S.Pd.I., M.M. Wakil Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Ust. Dr. H. Abdul Muhaimin El-Yusufi, B.Sy.E., M.E. serta pendidik dari Al-Azhar Kairo, Syaikh Mohamed Mohamed Abdul Aal Mohamed.

Pemerintah turut memberikan dukungan melalui kehadiran Gubernur Jambi yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Arif Munandar, S.E., M.Sos. Selain itu, hadir pula mewakili Wali Kota Jambi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., jajaran tenaga pendidik, serta para orang tua wali santri.

Kesaksian Haru Orang Tua
Momen emosional terjadi saat perwakilan wali wisudawan, Bapak Selamat, S.T., M.T., menyampaikan sambutannya. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kesabaran para ustadz dan ustadzah dalam membimbing putra-putri mereka.

“Dahulu kami menitipkan putra-putri kami dalam kondisi yang masih terbata-bata membaca Al-Qur’an. Namun hari ini, menyaksikan mereka berdiri tegak sebagai hafiz Al-Qur’an merupakan anugerah dan kado terindah bagi kami selaku orang tua,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.

Al-Qur’an Sebagai Napas Harian
Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Ust. H.M. Hafizh El-Yusufi, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa di Diniyyah Al-Azhar Jambi, Al-Qur’an adalah napas harian. Pembentukan karakter santri dilakukan melalui rutinitas ibadah yang disiplin, mulai dari tilawah Subuh, salat Dhuha, hingga muroja’ah (pengulangan) intensif setiap ba’da Zuhur dan Asar.

“Target kami jelas, yakni minimal 3 juz untuk jenjang SMP dan 5 juz untuk jenjang SMA sebagai prasyarat kelulusan. Namun lebih dari itu, kami ingin Al-Qur’an menjaga kehidupan mereka, sebagaimana mereka menjaga kemurnian hafalan Al-Qur’an tersebut,”

Benteng Moral di Tengah Tantangan Zaman
Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Provinsi Jambi. Arif Munandar, S.E., M.Sos., yang mewakili Gubernur Jambi, menyebut para wisudawan ini sebagai “jangkar moral” bagi masyarakat. Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang serba cepat saat ini, kemampuan menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an adalah investasi sumber daya manusia (SDM) yang paling berharga untuk masa depan bangsa.

Prosesi wisuda ini ditutup dengan penampilan menyentuh dari siswa Kelas XII SMAIT DIAZ Jambi yang membawakan lagu “Ibu” karya Sakha dan “Impian Sahabat Qur’an”. Melodi tersebut seolah menjadi pengingat bahwa perjalanan para hafiz dan hafizah ini untuk mensyiarkan kalam Allah baru saja dimulai.

Dengan berakhirnya wisuda akbar ini, Diniyyah Al-Azhar Jambi kembali mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan Islam terkemuka yang mampu menyelaraskan prestasi akademik dengan kekuatan spiritual yang kokoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *