Kegiatan ini menjadi momentum penuh rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam yang telah berkiprah sejak 5 Agustus 1977 dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berprestasi.
Acara tersebut dihadiri oleh Pendiri dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Umi Dra. H. Rosmaini, M.S., M.Pd.I., Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Ust. H. M. Hafizh El Yusufi, M.M., Wakil Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Ust. H. Abdul Muhaimin El Yusufi, B.Sy.E., M.E., Pimpinan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Bungo, K.H. Zulfadhli El Yusufi, Lc., M.Pd., perwakilan Bupati Bungo yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kemasyarakatan, Bapak Drs. Khaidir Yusuf, serta tamu kehormatan yang juga menjadi penceramah, Ust. Dr. (H.C.) M. Subki Al-Bughury, S.Sos.I., M.Ag.

Dalam sambutan Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia yang diwakili oleh ust K.H. Zulfadhli El Yusufi, Lc., M.Pd., disampaikan refleksi perjalanan panjang Diniyyah Al-Azhar yang telah berdiri selama hampir setengah abad. Beliau mengisahkan bagaimana lembaga yang dahulu bermula dari tempat sederhana dengan jumlah guru dan santri yang terbatas kini telah berkembang menjadi institusi pendidikan Islam yang memiliki berbagai unit pendidikan dan cabang di Provinsi Jambi hingga Pekanbaru.
Beliau menegaskan bahwa seluruh perkembangan dan keberhasilan yang diraih merupakan karunia Allah SWT yang patut disyukuri. Rasa syukur tersebut tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, menjaga keikhlasan dalam beramal, serta terus berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa kemajuan Diniyyah Al-Azhar merupakan hasil dari perjuangan para pendiri, dedikasi para ustadz dan ustadzah, dukungan para wali santri, serta kepercayaan masyarakat yang terus mengiringi perjalanan lembaga ini selama 49 tahun.
Mengakhiri sambutannya, beliau menegaskan komitmen Diniyyah Al-Azhar untuk terus istiqamah dalam mendidik dan membina generasi Rabbani yang memiliki ilmu, akhlak mulia, prestasi, pemahaman agama yang lurus, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh negatif perkembangan zaman.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Dr. (H.C.) M. Subki Al-Bughury, S.Sos.I., M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Milad sebagai sarana muhasabah diri sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Beliau menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam menuntut ilmu, memperbanyak dzikir dan doa, serta membangun ukhuwah Islamiyah sebagai pondasi dalam mencetak generasi yang berakhlakul karimah.
Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau banyaknya peserta didik, tetapi dari sejauh mana lembaga tersebut mampu melahirkan insan-insan yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin penuh kekhusyukan. Seluruh peserta larut dalam suasana haru dan penuh penghayatan, memohon keberkahan serta mendoakan agar Diniyyah Al-Azhar Indonesia senantiasa diberikan kekuatan untuk terus menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul, melahirkan generasi Rabbani, serta memberikan manfaat yang luas bagi umat.
Semangat Milad ke-49 ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang Diniyyah Al-Azhar bukan hanya tentang usia, tetapi tentang konsistensi dalam menjaga amanah pendidikan, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan terus berkontribusi dalam membangun peradaban melalui ilmu dan dakwah.

Tabligh Akbar, Dzikir dan Do’a bersama ini dihadiri ribuan jamaah mulai dari santri, Guru, Karyawan, Walisantri dan Masyarakat sekitar yang bertempat di Panggung imam syafii Sport centre Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo
Tim Liputan Diaz Media Mengabarkan
