
Sabtu, 22 Agustus 2026 — Kampus 2 Diniyyah Al-Azhar, Sungai Kambang, Jambi
JAMBI — Kunjungan Ahmad Fuadi, penulis novel Negeri 5 Menara, ke Kampus 2 Diniyyah Al-Azhar Jambi pada Sabtu, 22 Agustus 2026, meninggalkan kesan mendalam bagi sang penulis. Dalam rangkaian acara Temu Penulis Nasional yang digelar dalam rangka Milad Diniyyah Al-Azhar ke-49 tersebut, Ahmad Fuadi secara terbuka menyampaikan rasa kagum dan bahagianya dapat menginjakkan kaki di lingkungan pesantren yang selama ini belum pernah ia kunjungi.
Ahmad Fuadi mengaku bahwa kehadirannya kali ini merupakan kunjungan pertamanya ke Diniyyah Al-Azhar. Ia menyampaikan rasa bahagia yang tulus karena akhirnya dapat bersilaturahmi langsung dengan keluarga besar Diniyyah Al-Azhar, setelah sebelumnya hanya mengenal nama besar lembaga pendidikan Islam ini.
Kesan pertama yang begitu kuat dirasakan Ahmad Fuadi justru muncul sejak langkah pertamanya memasuki gerbang sekolah. Ia menuturkan bahwa Diniyyah Al-Azhar merupakan sebuah lembaga pendidikan yang memiliki energi luar biasa, yang dapat dirasakan langsung begitu memasuki area kampus.
Suasana lingkungan yang asri, dikelilingi pepohonan dan tanaman hijau yang tertata rapi, turut menambah kenyamanan dan kesejukan tersendiri bagi Ahmad Fuadi. Tidak hanya itu, semangat dan antusiasme para siswa yang menyambutnya juga menjadi salah satu hal yang paling membekas dalam kunjungannya kali ini. Perpaduan antara lingkungan yang hijau dan asri dengan semangat siswa yang menggebu-gebu tersebut menciptakan atmosfer belajar yang menurutnya sangat istimewa.

Selain energi dan suasana lingkungan yang membuatnya kagum, Ahmad Fuadi juga menyampaikan ketertarikannya terhadap sejarah panjang berdirinya Diniyyah Al-Azhar. Menurutnya, kisah perjuangan di balik lahirnya lembaga pendidikan ini menjadi salah satu hal yang paling berkesan dari kunjungannya.
“Yang membuat saya terkesan adalah bagaimana awal perguruan ini berdiri,” ungkap Ahmad Fuadi.
Ahmad Fuadi menyoroti semangat dan perjuangan sang pendiri Diniyyah Al-Azhar, yaitu Ummi Dra. Hj. Rosmaini, MS. M.Pd.I, yang dengan keteguhan hati membangun lembaga pendidikan ini dari titik awal hingga dapat berkembang dan bertahan selama hampir lima dekade. Semangat juang yang ditanamkan oleh Ummi Rosmaini tersebut, menurut Ahmad Fuadi, hingga kini masih terus terjaga dan diwariskan dengan penuh keteguhan oleh generasi penerus yang melanjutkan estafet kepemimpinan di Diniyyah Al-Azhar.

Bagi Ahmad Fuadi, kunjungan pertamanya ke Diniyyah Al-Azhar bukan sekadar agenda kepenulisan semata, melainkan juga menjadi momen silaturahmi yang penuh makna. Ia berharap semangat perjuangan yang telah diwariskan oleh pendiri Diniyyah Al-Azhar dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh santri, guru, dan civitas akademika dalam menjalankan misi pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Kekaguman yang disampaikan langsung oleh seorang penulis nasional seperti Ahmad Fuadi ini menjadi bentuk pengakuan tersendiri atas konsistensi dan dedikasi Diniyyah Al-Azhar dalam mendidik generasi muda selama hampir 49 tahun perjalanannya, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Diniyyah Al-Azhar untuk terus menjaga api semangat yang telah dinyalakan sejak awal berdirinya lembaga ini.
