
Sabtu, 22 Agustus 2026 — Masjid Kampus 2 Diniyyah Al-Azhar, Sungai Kambang, Jambi
Jambi, 22 Agustus 2026 — Penulis novel best-seller Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi, hadir di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre, Jambi, dalam sebuah kegiatan bedah buku yang berlangsung penuh antusiasme. Bertempat di Masjid Kampus 2, acara yang digelar pukul 08.00–11.00 WIB ini dihadiri ratusan siswa dan siswi yang duduk serta menyimak setiap pesan yang disampaikan sang penulis.
Mengenakan selempang bertuliskan “Diniyyah al-Azhar Islamic Education Centre Jambi – Indonesia”, Ahmad Fuadi tampil membawakan sesi dengan gaya santai namun sarat makna. Ia berdiri di depan latar dekorasi bernuansa Islami khas pesantren sambil memegang mikrofon, berinteraksi langsung dengan para siswa yang duduk berjejer rapi.

Dalam pemaparannya, Ahmad Fuadi menekankan pentingnya keberanian bermimpi besar. Ia berpesan agar para siswa tidak pernah meremehkan sekecil apa pun mimpi yang mereka miliki. Menurutnya, setiap orang berhak dan harus berani bermimpi setinggi mungkin, sebab di balik setiap mimpi ada Tuhan Yang Maha Mendengar setiap doa dan harapan hamba-Nya.
Namun, mimpi besar itu menurutnya tidak akan berarti tanpa usaha yang sungguh-sungguh. Ia kembali menegaskan filosofi yang selama ini menjadi ciri khasnya dan selalu ia tanamkan kepada para pembaca maupun audiensnya: “man jadda wajada” — siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Kalimat inilah yang juga menjadi jiwa dari novel Negeri 5 Menara yang ia bedah bersama hari ini.
Selain kesungguhan usaha, Ahmad Fuadi juga mengingatkan bahwa ridho orang tua adalah salah satu kunci kesuksesan dalam menghadapi dunia. Ia berpesan agar para siswa senantiasa menjaga hubungan baik dan meminta restu kepada kedua orang tua dalam setiap langkah mengejar cita-cita.
Salah satu pesan yang paling ditekankan Ahmad Fuadi dalam kegiatan tersebut adalah ajakan untuk mulai menulis. Ia mendorong para santri agar tidak ragu memulai kebiasaan menulis meskipun hanya hal-hal sederhana, seperti mencatat kegiatan sehari-hari. Menurutnya, menulis memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada yang dibayangkan banyak orang. Ia menyebutkan tiga alasan utama mengapa menulis begitu penting:
- Memperpanjang umur — dalam artian tulisan yang bermanfaat dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan pahala meski penulisnya telah tiada, sehingga nama dan pemikirannya tetap “hidup” dan dikenang.
- Menjadi “karpet terbang” — tulisan dapat membawa penulisnya berkelana ke berbagai tempat, membuka pintu kesempatan untuk bepergian ke mana pun berkat karya yang telah dihasilkan.
- Menambah wawasan dan pengalaman hidup — proses menulis melatih seseorang untuk berpikir lebih dalam, sekaligus memperkaya perspektif dan pengalaman.
Momen ini juga diwarnai interaksi hangat antara Ahmad Fuadi dan para santri. Usai sesi pemaparan, ia berfoto bersama salah satu santri yang mengabadikan momen melalui swafoto sambil memegang buku, serta berswafoto bersama sekelompok santri putra yang mengenakan seragam batik khas Diniyyah Al-Azhar, diwarnai gelak tawa dan keakraban.

Menutup kegiatan bedah buku Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi menyampaikan harapannya kepada seluruh siswa-siswi Diniyyah Al-Azhar agar terus memiliki semangat yang berkobar di dalam hati untuk menggapai impian mereka. Ia berpesan, ke mana pun siswa-siswi melangkah kelak, mereka diharapkan mampu membawa serta semangat pendidikan dan semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Lebih jauh, Ahmad Fuadi juga mendorong merreka untuk memiliki semangat merantau dalam menuntut ilmu — tidak terbatas pada satu wilayah saja, melainkan berani menjelajah ke berbagai penjuru dunia, baik ke belahan barat maupun timur, demi memperoleh ilmu dan pengalaman seluas-luasnya. Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi yang duduk khusyuk menyimak dari barisan depan hingga belakang, mencerminkan besarnya semangat generasi muda Diniyyah Al-Azhar dalam menyerap nilai-nilai inspiratif yang dibagikan oleh penulis Negeri 5 Menara tersebut.
Kegiatan bedah buku ini merupakan bagian dari rangkaian program Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre, Jambi, yang bertujuan menumbuhkan semangat literasi dan motivasi berprestasi di kalangan siswa-siswi.
