Siswa asal Jambi mengikuti final World Mathematics Invitational 2026 di Jepang


Muhammad Dirga Al Ghaniy merupakan siswa kelas V SDIT Diniyyah Al-Azhar kota Jambi yang berhasil lolos ke babak final pada ajang World Mathematics Invitational 2026 setelah sebelumnya mengikuti seleksi di tingkat nasional.

World Mathematics Invitational (WMI) 2026 adalah kompetisi matematika internasional bergengsi yang digagas di Taiwan. Ajang ini bertujuan mempopulerkan matematika, memperluas wawasan siswa, dan memperkenalkan budaya antarnegara.

Preliminary Round (Penyisihan): Diadakan secara serentak di berbagai wilayah dan sekolah seluruh Indonesia (seperti di Padang dan Semarang) pada awal Maret 2026. Adapun selanjutnya Final Round (Final Global): Diselenggarakan di Chiba dan Tokyo, Jepang, pada tanggal 10–14 Juli 2026.

Keberhasilan Dirga tidak terlepas dari pembinaan sekolah dan dukungan orang tua yang menuntun Dirga menemukan dan mengembangkan bakat serta potensinya.


Dirga dikenal sosok murid yang memiliki multi talented. Berbagai cabang lomba pernah diikuti dan menjuarai baik di tingkat kota, provinsi, nasional dan internasional. Seperti Marching band, Olimpiade bahasa arab, dll. Dirga juga dipercaya menjadi ketua kelas dari kelas 1 hingga sekarang. Potensi kepemimpinannya juga diasah melalui masuknya Dirga di kepengurusan Organisasi Siswa Diniyyah Al-Azhar masa khidmah 2025-2026.

Sosok Dirga yang sedikit pemalu merupakan anak yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Bahkan semangat untuk mencobanya luas biasa sekali, contohnya Dirga sedang mengikuti les renang, boxing, gitar, bahkan renangnya sekarang sudah bisa 5 gaya, ungkap bangga ayah Dirga yang merupakan PNS di BPKP.


Anak sulung dari 3 bersaudara ini juga merupakan penghafal Al-Qur’an, Dirga bertekad tamat SMP ingin menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Umi Hj. Rosmaini selaku pendiri Diniyyah Al-Azhar ikut mendoakan dan mendukung penuh untuk keberhasilan Dirga di tingkat Internasional. Beliau berpesan, jangan susah hati dalam berjuang, ingat selalu Allah dimanapun dan kapanpun dan bawa Shalat.

Keberangkatan Dirga menjadi inspirasi generasi muslim agar terus yakin dan percaya diri untuk berprestasi dan melakukan yang terbaik dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Ilmu agama dan ilmu umum sama pentingnya. Ilmu agama menjadi kompas agar hidup punya arah dan tau tujuan hidup, Ilmu umum menjadi alat memberi manfaat dan bertahan hidup di dunia. Menguasai keduanya seperti memiliki kendaraan dan peta. Keduanya saling melengkapi, butuh keduanya agar sukses di dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *