
JAMBI — Diniyyah Al Azhar menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan karya kreatif yang membawa pesan pendidikan dan keislaman dengan menghadiri acara screening film dakwah “Ibadah dan Cinta”. Kehadiran Diniyyah Al Azhar dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap karya perfilman yang mengangkat nilai-nilai agama dan kehidupan melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat.
Film “Ibadah dan Cinta” hadir sebagai salah satu karya yang membawa pesan dakwah melalui medium film. Dengan mengangkat kisah dan nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan, ibadah, serta cinta, film ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga dapat memberikan ruang bagi penonton untuk mengambil pesan dan refleksi dari cerita yang disampaikan.
Dalam kegiatan screening tersebut, Diniyyah Al Azhar Indonesia turut hadir sebagai bagian dari tamu undangan dan memberikan dukungan terhadap hadirnya karya film yang mengedepankan nilai-nilai positif. Kehadiran tersebut menunjukkan perhatian Diniyyah Al Azhar terhadap berbagai bentuk kreativitas yang dapat menjadi media penyampaian pesan pendidikan dan keislaman kepada masyarakat.
Direktur Pendidikan Diniyyah Al Azhar Indonesia yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap film “Ibadah dan Cinta”. Menurutnya, perkembangan media kreatif dapat menjadi peluang untuk memperluas ruang dakwah, khususnya dalam menjangkau generasi muda.
Ia menilai bahwa dakwah tidak selalu harus disampaikan melalui kegiatan keagamaan secara langsung. Pesan-pesan kebaikan juga dapat disampaikan melalui karya seni dan media kreatif, salah satunya melalui film.
“Dakwah dapat dilakukan melalui berbagai media. Film menjadi salah satu sarana yang dapat menyampaikan pesan keislaman dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Ketika sebuah karya mampu menggabungkan cerita, nilai pendidikan, dan pesan kebaikan, tentu akan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Karena itu, dukungan terhadap karya seperti “Ibadah dan Cinta” tidak hanya dipandang sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia perfilman, tetapi juga sebagai upaya untuk mendorong lahirnya lebih banyak karya yang memiliki nilai edukasi, moral, dan keislaman.
Diniyyah Al Azhar berharap semakin banyak karya kreatif yang mampu menghadirkan keseimbangan antara nilai hiburan, pendidikan, dan dakwah. Dengan demikian, dunia kreatif tidak hanya menjadi ruang untuk berkarya, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pembentukan karakter dan penyebaran nilai-nilai positif di tengah masyarakat.
