Membangun Pendidikan Islam yang Adaptif di Era Digital, Seminar Nasional Milad Ke-49 Diniyyah Al-Azhar Jadi Ajang Kolaborasi Akademisi


Dalam rangka memperingati Milad ke-49 Diniyyah Al-Azhar, digelar Seminar Nasional mengangkat tema “Tantangan Pendidikan Islam di Era Digital”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi akademisi, praktisi pendidikan, serta pemangku kepentingan untuk berdiskusi mengenai arah dan strategi pengembangan pendidikan Islam di tengah pesatnya transformasi teknologi digital.

Seminar berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, instansi vertikal, perguruan tinggi, serta para pendidik dan mahasiswa dari berbagai daerah.


Turut hadir dalam kegiatan ini Pendiri dan ketua Yayasan Pondok pesantren Diniyyah Al-Azhar Indonesia Umi Dra. Hj. Rosmaini, MS., M.Pd.I. Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia Ust. H. M. Hafizh El Yusufi, MM. Pimpinan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Bungo K.H. Zulfadhli El Yusufi, Lc., M.Pd. Bupati Bungo yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Bapak Sofyaan Maas, S.P., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo, Bapak H. Herman, S.Ag., M.H., Dandim 0416/BUTE yang diwakili oleh Danramil 416-07/Rimbo Bujang, Kapten Ckm Muhammad Anas, Kapolres Bungo yang diwakili oleh Kabag Perencanaan Bapak D. Tampubolon, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Bapak Asnadi, Rektor UI Yasni Muara Bungo yang diwakili oleh Wakil Rektor III Dr. Ferli Monthana, S.Pd., M.M., serta Camat Rimbo Tengah yang diwakili oleh Bapak Hasyandi.


Seminar menghadirkan empat narasumber nasional yang kompeten di bidang pendidikan Islam. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si., Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dengan tema “Penguatan Karakter, Literasi Digital, dan Moderasi Beragama sebagai Fondasi Pendidikan.” Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa penguatan karakter, kemampuan literasi digital, serta moderasi beragama merupakan tiga pilar penting yang harus dimiliki peserta didik agar mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman.


Materi kedua disampaikan oleh Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, dengan tema “Rekonstruksi Paradigma dan Kebijakan Pendidikan Islam di Era Digital.” Beliau menjelaskan bahwa transformasi digital menuntut adanya pembaruan paradigma dan kebijakan pendidikan Islam agar mampu mengikuti perkembangan zaman, sekaligus tetap menjaga esensi pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.


Materi ketiga disampaikan oleh Dr. H. Abdul Muhaimin El-Yusufi, B.Sy.E., M.E., Ketua STKIP Al-Azhar Diniyyah Jambi, dengan tema “Implementasi Inovasi Pembelajaran Digital yang Aplikatif bagi Guru, Dosen, Mahasiswa, dan Calon Pendidik.” Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan harus mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.


Sementara itu, Dr. Bahera, M.Pd.I., Ketua STITP Al-Azhar Diniyyah Jambi, menyampaikan materi bertajuk “Akhlak dan Etika Digital.” Beliau menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan akhlak dan etika dalam bermedia digital. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan agama.

Kegiatan semakin hidup dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Dr. Suci Nora Julina Putri, M.Pd. sebagai moderator. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi secara langsung dengan para narasumber mengenai berbagai persoalan pendidikan Islam di era digital, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran hingga tantangan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah arus perkembangan teknologi yang semakin pesat.


Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para narasumber, kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata yang diserahkan oleh Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia, Ust. H. M. Hafizh El-Yusufi, M.M.

Melalui seminar nasional ini, Diniyyah Al-Azhar berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Seminar ini juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam membangun sistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan karakter bangsa.

Seminar Nasional ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-49 Diniyyah Al-Azhar yang diharapkan mampu melahirkan gagasan, inovasi, serta kolaborasi nyata dalam menjawab tantangan pendidikan Islam di era digital, sehingga mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Tim Liputan Diaz Media Mengabarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *